Cara Lapor SPT Pajak Orang Pribadi

Lapor SPT

Kalau kita sudah berpenghasilan, tentu berkewajiban membayar dan melaporkan pajak. Nah, lapor pajak dibuat dalam Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) yang dibuat setiap tahun dan diserahkan ke negara paling lambat 3 bulan setelah tutup tahun, yaitu 31 Maret (untuk perorangan).

Post ini dibuat sebelum menutup tahun 2019 dengan maksud supaya bisa jadi panduan untuk menyusun SPT 2019 di tahun depan.

Jenis SPT Pajak Perorangan

Sebelum masuk ke cara pengisian SPT, cari tahu dulu kamu masuk jenis SPT yang mana. SPT Perorangan terbagi jadi 3 jenis, yaitu:

1. SPT 1770SS

SPT 1770SS adalah SPT dengan format paling sederhana dan mudah untuk diisi. Kriterianya adalah:

  • Pegawai dengan penghasilan bruto per tahun kurang dari atau sama dengan Rp 60.000.000,-

2. SPT 1770S

SPT 1770S diisi oleh perorangan dengan kriteria sebagai berikut:

  • Pegawai dengan penghasilan bruto per tahun lebih dari Rp 60.000.000,-

3. SPT 1770

SPT 1770 diisi oleh perorangan yang mempunyai usaha dan/atau pekerjaan bebas. SPT jenis ini merupakan yang terlengkap untuk diisi.

Cara Penyampaian SPT

Saat ini ada 2 cara penyampaian SPT, yaitu dengan manual dan online. Perbedaannya ada di alur penyampaian dan masing-masing punya keuntungan tersendiri.

A. Penyampaian SPT Secara Manual

Ini adalah cara penyampaian yang sejak dulu dilakukan oleh Wajib Pajak (WP).

  1. WP dapat mendownload atau mengambil form SPT di KPP terdekat.
  2. Isi formulir SPT.
  3. Datang ke Kantor Pelayanan Pajak (KPP) terdekat.
  4. Serahkan ke Petugas KPP paling lambat 31 Maret.

Simple kan. Dan positifnya WP dapat bertanya pada petugas jika mengalami kesulitan dalam pengisian.

Tapi negatifnya adalah tidak efisien waktu. WP harus antri giliran dalam menyampaikan SPT. Terlebih jika sudah mendekati tanggal deadline, antrian akan semakin ramai.

Oleh sebab itu Dirjen Pajak (DJP) memunculkan cara penyampaian SPT terbaru, yaitu secara online.

B. Penyampaian SPT Secara Online

Dengan online, sekarang WP dapat membuat kode billing, membayar, dan melaporkan pajak bisa lebih cepat dan mudah.

WP yang mau menyampaikan SPT secara online harus mengajukan EFIN dulu ke KPP, bagaimana caranya?

  1. Datang ke KPP terdekat.
  2. Bawa KTP, NPWP, dan Surat Permohonan EFIN (bisa di-download di sini atau minta di KPP).
  3. Petugas KPP akan memberikan EFIN untuk registrasi.
  4. Untuk registrasi EFIN, masuk ke web DJP Online https://djponline.pajak.go.id/registrasi kemudian verifikasi dan buat password.
  5. Selesai registrasi, maka akun telah aktif dan bisa digunakan untuk pelaporan online.
Registrasi EFIN SPT

Berikut langkah-langkah untuk lapor SPT secara online.

1. Siapkan Data Pelaporan
  • Nomor NPWP
  • Semua sumber penghasilan selama setahun, termasuk seluruh bukti potong PPh.
  • Daftar harta dan hutang per 31 Desember
2. Login ke Web DJP Online

Link DJP Online : https://djponline.pajak.go.id/account/login

Login DJP Online untuk SPT
3. Mulai Pengisian SPT Sesuai Data

Untuk cara pengisian SPT sesuai jenisnya, bisa klik link di bawah:

Jika SPT sudah selesai di-submit, maka WP akan menerima email notifikasi berupa Bukti Penerimaan Elektronik dari DJP. Maka SPT sudah berhasil diterima oleh DJP.

Saran, pelaporan SPT sebaiknya jangan terlalu mepet mendekati tanggal 31 Maret karena frekuensi pelaporan akan semakin tinggi dan berisiko server pajak menjadi down dan menyulitkan kita. Jika data sudah lengkap, lebih baik SPT dilaporkan segera.

Bagi yang mau buat EFIN, buat dari sekarang mumpung KPP belum terlalu ramai. Jika sudah memasuki masa pelaporan, antrian mulai panjang.

Menurutmu post ini bermanfaat? Boleh bantu untuk share post ini. Terima kasih.

One Reply to “Cara Lapor SPT Pajak Orang Pribadi”

  1. […] kamu belum registrasi untuk pelaporan SPT online, bisa cek post Cara Lapor SPT Pajak Orang Pribadi sebagai […]

Leave a Reply