Jadwal SBN Tahun 2020

Surat Berharga Negara (SBN) sudah booming sejak 2 tahun lalu dan banyak generasi milenial sudah ikut ambil bagian dalam instrumen ini. Di tahun 2020, Pemerintah Indonesia berencana untuk menerbitkan SBN kembali, namun dengan frekuensi lebih sedikit. Jadi pastikan diri untuk bersiap saat periode penawaran SBN telah dibuka.

Bagi investor, adalah wajib untuk mengenal dahulu instrumen investasinya. Bagi yang belum mengenal tentang SBN, bisa cek dulu di post Investasi SBN.

SBN tahun 2019 memang mengalami penurunan dibandingkan tahun 2018 seiring dengan penurunan yield yang ditawarkan sehingga menurunkan daya tarik SBN.

Hal ini tidak terlepas dari penurunan suku bunga acuan (BI 7DRRR) sepanjang tahun 2019. Namun, siapa yang bisa memprediksi dengan tahun 2020?

Jadwal Penerbitan SBN Tahun 2020

Jumlah SBN yang ditawarkan tahun 2020 akan lebih sedikit dibandingkan tahun sebelumnya.

Mumpung masih di awal tahun, berikut ini perkiraan jadwal penerbitan SBN tahun 2020.

SBN Ritel 2020

Keterangan :

  • SBR (Saving Bond Ritel) : SBN yang tidak bisa diperjualbelikan.
  • SR (Sukuk Ritel) : SBN Syariah yang bisa diperjualbelikan.
  • ST (Sukuk Tabungan) : SBN Syariah yang tidak bisa diperjualbelikan.
  • ORI (Obligasi Ritel Indonesia) : SBN yang bisa diperjualbelikan.

Untuk pokok ketentuan, terutama kupon yang ditawarkan belum diketahui. Biasanya baru dipublikasikan saat masa penawaran dibuka.

Saat masa penawaran dibuka, Kemenkeu selalu mengumumkannya di website resmi mereka.

Update per 04/06/2020: Perubahan jadwal penerbitan SBN – ORI 017

Sumber : Bareksa

Kenapa Mau Berinvestasi di SBN?

Bagi investor pemula yang belum mengenal banyak investasi, SBN jelas salah satu instrumen yang menguntungkan.

  • Dari sisi imbal hasil, SBN biasanya lebih tinggi dari pada deposito.
  • Dari sisi keamanan, SBN merupakan free risk investment alias hampir dipastikan bebas dari gagal bayar.
  • Dari sisi cara investasi, SBN juga mudah untuk diaplikasikan. Sekarang pembelian bisa secara online.
  • Kita bisa jadi kontributor dalam pembangunan negara.

Lalu apakah investor berpengalaman tidak akan mengambil SBN? Salah!

Bahkan investor berpengalaman pun masih mengambil keuntungan dengan SBN. Mereka tetap berinvestasi di instrumen rendah risiko. Tidaklah bijak jika menginvestasikan segalanya ke instrumen imbal hasil tinggi karena tanggungan risiko juga tinggi.

Tips Investasi SBN

Berikut ini kira-kira tips yang mau saya bagikan untuk sesama investor.

  1. Pastikan sudah siapkan dananya. Dan itu adalah dana dingin untuk sekitar 2 tahun (atau sepanjang periode investasi berlangsung).
  2. Sebelum investasi, selesaikan dulu cicilan utang konsumtif. Karena bunga utang bisa lebih tinggi dari pada imbal hasil investasi.
  3. Dana darurat adalah hal yang lebih penting daripada investasi.
  4. Baca berita dan kondisi keuangan terkini mendekati jadwal penawaran.
    • Jika suku bunga acuan diprediksi turun, lebih baik investasi SBN segera karena SBN seri selanjutnya kemungkinan besar akan mengikuti suku bunga terbaru.
    • Jika suku bunga acuan diprediksi naik, lebih baik tunggu momen setelah suku bunga naik.
  5. Saat periode penawaran dibuka, baca dulu ketentuan seri tersebut.
  6. Dari beberapa mitra distribusi, coba cek promosi mereka. Biasa ada yang memberikan tambahan cashback sehingga keuntungan bisa lebih besar.

Sekian, selamat berinvestasi.

Menurutmu post ini bermanfaat? Boleh bantu untuk share post ini. Terima kasih.

Leave a Reply