Review : BIBIT, Marketplace Reksa Dana

Bibit adalah salah satu platform untuk membeli reksa dana dan sudah terdaftar di OJK sebagai APERD (Agen Penjual Efek Reksa Dana). Semacam marketplace yang menjual berbagai produk reksa dana dari banyak manajer investasi.

Untuk mengenal reksa dana, kamu bisa cek di sini.

Lalu apa yang membedakan Bibit dengan platform reksa dana lain? Apa aplikasinya layak untuk dicoba?

Kelebihan Bibit

Pertama mengenai kelebihan Bibit (Ini berdasarkan review pribadi dan tidak di-endorse pihak mana pun ya).

Kelebihan BIBIT
Sumber : Bibit

1. Terdaftar dan diawasi oleh OJK

Ada 64 perusahaan APERD yang terdaftar di OJK, dan Bibit salah satunya. Pastikan kita selalu berinvestasi di platform yang sudah terdaftar di OJK ya. Itu menjamin keamanan investasi (menghindarkan kita dari investasi bodong).

2. Online

Saya termasuk orang yang tidak suka harus pergi ke bank / lembaga keuangan untuk bertransaksi. Bagi saya, adalah sebuah nilai plus yang penting jika ada perusahaan yang menunjang seluruh transaksi dengan online.

Bibit sendiri melayani proses profil risiko, registrasi, hingga pembelian dan penjualan secara online (full online).

Dan proses registrasi akun juga cepat. Hanya perlu beberapa menit hingga selesai. Akun baru akan segera diverifikasi oleh Bibit dan KSEI. Sekitar 1-3 jam akun sudah diverifikasi dan siap untuk digunakan (jika akunmu tidak terkendala).

3. UI/UX design

First impression saat menggunakan Bibit adalah exciting. Desainnya bagus dan aplikasinya mudah digunakan. Aplikasinya juga belum pernah hang/error. Fitur-fiturnya menarik untuk digunakan.

4. Terjangkau

Memang produk reksa dana sekarang sudah terjangkau. Biasa minimum pembelian Rp 100.000,-. Namun di Bibit, saya menemukan produk yang minimum pembeliannya adalah Rp 10.000. Jadi ga ada alasan kalau bilang investasi itu mahal.

Fee pembelian juga gratis. Ini memang wajar di banyak marketplace online. Yang masih membebankan fee biasanya adalah bank.

5. Fitur menarik

Ada banyak fitur yang membuat penasaran untuk dicoba, antara lain:

a. Robo Advisor

Dikutip dari Bibit, Robo Advisor adalah teknologi yang membantu merancang portofolio supaya selalu optimal berdasarkan umur, profil risiko dan tujuan hidup. Teknologi didukung oleh riset pemenang Nobel Prize Harry Markowitz yang dinamakan Modern Portfolio Theory.

Fitur ini sangat berguna untuk pemula yang bingung untuk merancang portofolio reksa dananya. Jadi secara otomatis akan dibuatkan oleh robo ini setelah melihat jawaban profil risiko kita.

Sudah saya coba dan pilihannya menarik walaupun sarannya tidak wajib diikuti oleh investor. Jangan terlalu terpaku dengan pilihan robo. Kita bisa mengubahnya sesuai keinginan.

Portofolio buatan robo advisor nanti akan membagi menjadi 3 jenis reksa dana, yaitu : pasar uang, obligasi, saham (ada pilihan untuk syariah). Proporsinya nanti berbeda untuk masing-masing investor. Portofolio ini yang nantinya disebut Dana Pensiun.

b. Dana Pensiun Vs Dana Tabungan

Bibit menyebut portofolio yang dirancang oleh robo advisor sebagai dana pensiun. 1 kali pembelian akan langsung dibagi proporsional ke beberapa jenis reksa dana.

Sedangkan dana tabungan adalah reksa dana yang investor pilih sendiri. Ini adalah jenis yang lazim ada di marketplace lain.

c. Nabung rutin

Aktifkan fitur ini untuk menjadwalkan pembelian reksa dana setiap bulan. Jadi buat yang sering lupa untuk nabung, cocok sekali memakai fitur ini. Yang otomatis dibuat adalah pembelian reksa dana, bukan pembayarannya ya.

Metode pembayarannya tidak autodebet. Pilih e-wallet atau transfer ke virtual account. Jadi kita pasti sadar jika akan didebet karena pembayaran transaksi ini tetap membutuhkan ijin dari pemilik rekening.

d. Gift card reksa dana

Fitur ini adalah untuk mengirimkan hadiah dalam bentuk saldo reksa dana ke penerima. Ada desain kartu ucapannya juga, mirip seperti gift card Tokopedia.

e. Expense ratio

Expense ratio ini muncul di daftar reksa dana yang akan dipilih. Rasio ini mengukur berapa besar biaya untuk mengelola reksa dana. Semakin kecil rasionya berarti kinerja manajer investasi semakin efisien. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan memilih manajer investasi.

f. Komunitas Bibit di Telegram

Bibit mengumpulkan para investor (baik yang sudah registrasi maupun belum registrasi) dalam group chat Telegram. Fungsinya agar para investor bisa bertukar pikiran, saling tanya jawab dan bertukar pengetahuan.

Membernya saat ini sudah mencapai 45ribu++, jadi kebayang kan berapa banyak isi group chat tersebut. Alhasil, tidak ada yang saya baca. Setiap kali buka group sudah ribuan chat yang belum dibaca 😅😅

g. Support by chat dengan tim Bibit

Di dalam aplikasi terdapat menu Support yang memudahkan kita untuk chat dengan tim Bibit (bukan mesin). Dan katanya akan dijawab sebelum 2 jam. Pernah coba? Saya belum pernah.

h. Notifikasi ahli waris

Ini yang belum pernah ada di aplikasi lain. Di sini kita bisa menambahkan ahli waris yang akan menerima notifikasi lewat email/SMS jika kita sudah tidak aktif dalam jangka waktu tertentu (kita yang setup).

Dengan notifikasi tersebut membuat si ahli waris tidak kehilangan haknya jika investor tidak memberitahukan daftar harta yang dapat diklaim.

Kekurangan Bibit

1. Pilihan produk reksa dana lebih sedikit

Jika dibandingkan dengan Bareksa, produk yang ditawarkan Bibit memang lebih sedikit sehingga pilihan menjadi berkurang. Per tanggal 17 Juni 2020, Bibit menawarkan 17 produk RD pasar uang, 26 untuk RD obligasi, 35 untuk RD saham, dan 21 untuk RD syariah.

Sisi positifnya, sedikitnya pilihan dapat mengurangi kebingungan memilih produk. Namun menjadi negatif jika investor sudah memiliki produk incaran namun tidak menemukannya di Bibit.

2. Hanya bisa di HP

Aplikasi Bibit hanya tersedia di HP (mobile phone). Sementara jika mau melihat prospektus / fund fact sheet lebih enak dibaca di komputer. Tapi ini masalah selera saja.

Metode Pembayaran di Bibit

Bank Bibit

Beberapa pilihan metode pembayaran Bibit adalah:

  • GOPAY (e-wallet)
  • LinkAja (e-wallet)
  • Virtual account:
    • CIMB Niaga
    • BRI
    • BNI
    • Permata Bank
    • update 07/07/20: Sekarang bertambah dengan VA BCA
  • Bill payment : Bank Mandiri
  • Transfer bank

Kalau bank kamu di luar dari daftar virtual account, lebih baik membayar dengan e-wallet saja untuk meminimalisir biaya admin antar bank.

Cara registrasi Bibit

Jika tertarik untuk menggunakan Bibit, kamu bisa install aplikasinya di Playstore. Berikut link install nya:

Setelah install bisa ikuti langkah-langkahnya, mudah kok.

  1. Isi pertanyaan mengenai profil risiko
  2. Registrasi data diri (berikut foto KTP dan selfie dengan KTP)
  3. Verifikasi email
  4. Tunggu verifikasi oleh Bibit dan KSEI
  5. Selesai, akun siap digunakan.

Jangan lupa untuk masukkan kode referral saya, margaret, saat pendaftaran untuk mendapatkan cashback reksadana (bukan tunai) senilai Rp 25.000. Terima kasih.

Disclaimer : Post ini adalah review jujur dan tidak untuk mempromosikan atau menjatuhkan pihak tertentu.

Menurutmu post ini bermanfaat? Boleh bantu untuk share post ini. Terima kasih.

Leave a Reply