Review Investree – P2P Lending Platform

P2P Lending adalah kegiatan pinjam meminjam berbasis online. Kita sudah bahas mengenai pengenalan P2P Lending dan keuntungan serta risikonya dalam post P2P Lending : Iya Atau Tidak?.

Sekarang saya mau bahas cara registrasi pertama kali di salah satu platform fintech P2P Lending, Investree.

Apa Itu Platform Investree?

Ada banyak perusahaan penyelenggara transaksi P2P Lending di Indonesia. Per 31 Mei 2019, sudah ada 113 perusahan yang terdaftar atau berizin di OJK. Kamu bisa cek di sini.

Dari sekian banyak, ada beberapa yang sudah dikenal masyarakat sebagai pelopor fintech P2P Lending, antara lain : Danamas, KoinWorks, Amartha, Modalku, dan Investree.

Investree (PT Investree Radhika Jaya) adalah perusahaan teknologi finansial di Indonesia dengan sebuah misi : sebagai online marketplace yang mempertemukan orang yang memiliki kebutuhan pendanaan dengan orang yang bersedia meminjamkan dananya.

Investree juga platform pertama saya mencoba P2P Lending dan hingga saat ini menjadi kliennya. Kenapa saya bertahan di Investree? Berikut penjelasannya.

Karakteristik Investree

Berikut ini adalah beberapa hal mengenai Investree yang patut dipertimbangkan sebelum mendaftar.

1. Sudah Terdaftar di OJK

Investree sudah terdaftar dan berizin di OJK. Ia merupakan salah satu dari 7 perusahaan penyelenggara fintech yang sudah berizin.

Fintech P2P Lending OJK

2. Interface Website

Ini hal yang subjektif tapi menurut saya Interface Website nya cukup memuaskan. Tampilan oke, jelas, informatif, dan user friendly dalam penggunaan.

3. TKB90 = 99%++

TKB90 adalah tingkat keberhasilan platform tersebut dalam memfasilitasi penyelesaian kewajiban peminjam dalam waktu 90 hari sejak jatuh tempo. Mendekati 100% akan semakin baik.

Per 30 September 2019, TKB90 Investree = 99.17%. Kamu bisa cek update nya di website Investree.

TKB90 Platform Investree 30Sept19

Belum 100%, artinya masih ada risiko gagal bayar. Hingga saat post ini diterbitkan pun, saya masih memiliki pinjaman yang terlambat dan belum dilunasi. Jadi P2P tetap ada risiko ya, hati-hati dalam memilih pinjaman yang akan didanai.

Jangan tergiur dengan bunga pinjaman yang tinggi karena berbanding lurus dengan risiko tinggi yang bisa ditanggung.

4. Minimum Pendanaan

Untuk saat ini, minimum pendanaan pinjaman di Investree adalah Rp 1 juta dan kelipatannya.

Yup, untuk minimum pendanaan, Investree bukan yang terendah. Masih ada platform yang menawarkan minimum Rp 100 ribu saja.

5. Bank Investree

Bank Kerja Sama dengan platform Investree

Investree bekerja sama dengan Bank Danamon dan CIMB Niaga. Jadi ada baiknya jika kamu memiliki salah satu dari bank tersebut jika bertransaksi di Investree. Kenapa?

Karena untuk bertransaksi, rekening Investree yang kamu tuju adalah kedua rekening tersebut. Jika kamu dari bank berbeda, kamu akan memakan biaya admin untuk setiap top up dan withdrawal. Dan itu akan menambah cost kamu.

Saran saya, jika kamu tidak punya rekening Danamon / CIMB dan berniat membuka rekening baru : minta ke bank tersebut jenis tabungan yang tidak memerlukan saldo minimum, tidak mengenakan biaya admin bulanan, dan biaya penalti untuk dormant.

Mulai Registrasi di Platform Investree

Pertama, kamu bisa visit ke website Investree di sini. Scroll ke bawah untuk menemukan pilihan seperti di bawah.

Klik “Berikan Pinjaman” untuk mendaftar sebagai Lender atau “Ajukan Pinjaman” sebagai Borrower.

Kamu akan melanjutkan ke proses registrasi seperti ini :

Registrasi pertama Investree

Isi data dengan benar dan lengkap demi kepentingan kamu. Jangan memberikan data palsu. Nanti mereka akan kirim email untuk registrasi tahap selanjutnya.

Kalau kamu mau mendaftar, jangan lupa untuk mengisi kode referral saya, KD6LV. Terima kasih!!

Data apa saja yang diperlukan?

  • Kartu Identitas / KTP
  • Nomor Rekening (harus sama dengan Nama di Identitas)
  • Foto / Scan Buku Tabungan, tertera Nomor Rekening, Nama Pemilik, Bank
  • NPWP (wajib ada) untuk keperluan pembuatan bukti potong pajak penghasilan. Mengenai Pajak Penghasilan (PPh) akan kita bahas di post berbeda.

Setelah kamu menandatangani kontrak perjanjian dengan Investree, akunmu sudah aktif dan bisa digunakan untuk transaksi memberikan pinjaman.

Mulai Mendanai Lending di Investree

Akunmu sudah aktif, saatnya kamu mulai mendanai. Apa saja yang perlu kamu lakukan?

1. Login ke Akun di Platform Investree

Ke Website Investree lalu input email dan password.

Login Platform Investree

2. Penambahan Pendanaan

Dalam Investree, ada yang namanya Cash-In-Hand (CIH) yang akan digunakan untuk pendanaan. Kita harus top up dulu untuk masuk ke CIH. Di Dasbor akun, klik “Penambahan Pendanaan”

Pilihan Virtual Account antara VA Danamon atau CIMB Niaga. Top up kelipatan Rp 1 juta. Saldo CIH boleh 0, artinya tidak perlu taruh dana lebih di Investree. Dana nganggur lebih dari 2 hari, secara otomatis akan ditransfer kembali ke rekening kamu yang terdaftar.

3. Daftar Pinjaman

Saldo CIH sudah siap, saatnya memilih Pinjaman yang akan didanai.

Daftar Pinjaman Investree

Secara umum, kita bisa lihat Nama Peminjam (inisial), Total Pinjaman, Sisa Slot yang tersisa, Grade dan Rate, Tempo dan Tujuan Pinjaman. Kalau kamu mau lihat detailnya, kamu bisa klik di Nama Peminjam. Ini contoh salah satu detail informasi peminjaman

Apa yang jadi bahan pertimbangan dalam memilih peminjam?

  1. Loan Grade dan Interest Rate

  2. Loan Due Date

    Tanggal Jatuh Tempo sebagai acuan pinjaman tersebut akan berakhir. Artinya, kita tidak bisa memakai dana tersebut.

  3. Informasi Jaminan

    Cari yang ada jaminan dan bisa dipercaya. Ini pegangan jika pinjaman terlambat.

  4. Informasi Peminjam dan Supplier

    Kita bisa lihat secara umum bentuk usaha dan tujuan pinjaman. Saya selalu mencari untuk tujuan bisnis dan setidaknya nama Suppliernya cukup terkenal.

  5. Riwayat Pinjaman

    Cari yang tidak pernah atau sedikit terlambat.

4. Proses Pendanaan

Jika sudah memilih pinjaman yang mau didanai, ke kolom “Sumber Pendanaan” dan pilih “CIH”. Masukkan nominal yang mau dipinjamkan kemudian kamu akan menyetujui Surat Kuasa Pendanaan.

Saldo CIH akan ditarik dan disalurkan ke Borrower. Kamu akan menerima Pokok + Bunga di tanggal Jatuh Tempo.

Sekian step by step mendaftar dan mendanai sebagai Lender di platform Investree. Jika bermanfaat, kamu bisa bantu share post ini. Terima kasih.

3 Replies to “Review Investree – P2P Lending Platform”

  1. Kalau dana yg di minta peminjam tdk terkumpul gimana ?
    Apa uang pen dana akan di refund kembali saja ?

    1. Hii,
      Setahu saya, jika pinjaman tidak terkumpul 100%, ada beberapa pilihan:
      – Tetap disalurkan ke peminjam dengan nominal yang terkumpul.
      – Menambah waktu listing di marketplace.
      – Dana dikembalikan ke pendana.

      Namun selama sy mendanai di Investree, dana saya tidak pernah di refund karena pinjaman belum 100% terpenuhi.
      Opsi #1 dan #2 yang digunakan oleh Investree.
      Kembali lagi, setiap perusahaan punya kebijakan masing-masing.
      Ada juga platform yang lebih memilih untuk me-refund dana.
      Thanks

  2. […] Baca juga : Review Investree – P2P Lending Platform […]

Leave a Reply