belajar investasi saham

Belajar Investasi Saham – Part 1

Investasi itu ada banyak jalannya, mulai dari emas, reksa dana, properti, hingga saham. Mari kita bahas mengenai investasi saham di post ini. Part 1 ini kita cerita tentang pengertian saham, keuntungan dan risikonya secara singkat.

Pengertian Saham

Saham adalah bukti kepemilikan atas suatu perusahaan. Jadi kalau kita beli saham ABCD, maka kita menjadi salah satu pemilik / pemegang saham atas perusahaan ABCD tersebut. Sederhana ya.

Namun tidak semua perusahaan bisa kita beli sahamnya. Yang kita bisa beli hanyalah saham dari perusahaan yang sudah terdaftar di BEI (Bursa Efek Indonesia), alias sudah terbuka untuk publik. Perusahaan ini kita sebut dengan emiten.

Ada sekitar 600 perusahaan yang sudah listing (terdaftar) di BEI untuk diperjualbelikan (dan akan terus bertambah). Bahkan produk-produknya sebagian besar sudah menjadi konsumsi kita sehari-hari.

Contoh:

  • Mie instan favorit? Indomie, produk dari PT Indofood CBP Sukses Makmur (ICBP).
  • Beli mobil merek Toyota? Produk dari PT Astra International (ASII).
  • Nabung di bank mana? ada BCA, Mandiri, BRI, Danamon.
  • Produk kebutuhan sehari-hari seperti sabun Lifebouy, Dove, pasta gigi Close Up. Itu semua produk dari PT Unilever (UNVR).

Daftar emiten lengkap bisa kita cek di website idx.

Kita mungkin sering mengkonsumsi produk mereka, tahu merek dagangnya, tapi kurang aware dengan perusahaan mereka. Dan ternyata kita bisa menjadi salah satu pemilik dari perusahaan tersebut.

Tidak hanya menikmati produknya, namun kita juga bisa menikmati keuntungan sebagai pemilik perusahaan.

Wait, keuntungan investasi saham? Adakah? Jelas ada.

Keuntungan Investasi Saham

Ada 2 keuntungan yang bisa diperoleh dari investasi saham, yaitu:

1. Capital Gain

Jadi saham yang kita beli itu diperdagangkan di pasar sekunder, artinya jual dan beli antar investor. Kalau kita beli saham di harga murah dan jual di harga mahal, maka kita akan mendapat keuntungan. Keuntungan itu yang disebut capital gain.

2. Dividen

Dividen adalah pembagian laba perusahaan kepada pemegang saham. Jadi jika perusahaan mencatatkan laba dalam kurun 1 tahun, laba tersebut bisa dibagikan kepada pemegang saham. Dividen bisa dalam bentuk tunai atau saham. Keduanya memberikan keuntungan bagi investor.

Risiko Investasi Saham

Meskipun investasi saham berpotensi memberikan keuntungan, bukan berarti tanpa risiko. Justru instrumen ini termasuk berisiko tinggi. Jadi pahami dulu sebelum berinvestasi. Apa saja risikonya?

1. Capital Loss

Kalau kita bisa untung dengan capital gain, sama saja kita berpotensi rugi dengan capital loss. Capital loss terjadi kalau kita beli saham di harga lebih mahal daripada saat kita menjual saham tersebut.

2. Saham kena suspend

Saham di-suspend artinya sahamnya tidak dapat diperdagangkan di pasar karena dihentikan oleh BEI. Sifatnya sementara, bisa harian hingga tahunan.

Beberapa alasan saham kena suspend adalah:

  • Harga saham naik/turun secara drastis dalam waktu singkat.
  • Jika emiten dipailitkan oleh kreditor.
  • Jika emiten tidak bisa comply dengan peraturan bursa, seperti penyampaian laporan keuangan sesuai jadwal yang ditentukan.

3. Delisting

Jika saham delisting (penghapusan) di bursa, maka saham yang sudah kita pegang tidak dapat ditransaksikan di pasar. Kalau perusahaan secara sukarela (permintaan emiten), saham yang beredar akan di buyback (beli kembali).

Namun jika delisting secara terpaksa karena dikeluarkan oleh BEI, ini yang bahaya. Harga sahamnya seperti sudah tidak ada nilainya lagi.

4. Perusahaan bangkrut

Kalau perusahaan bangkrut maka perusahaan wajib melunasi seluruh kewajiban (utang) dengan harta perusahaan itu. Sisanya baru dibagikan ke pemegang saham (kalau masih ada sisanya). Jadi nilai yang diterima belum tentu sebanding dengan harga beli kita.

That’s it. Pengenalan saham part 1. Kita lanjut di part 2.

Menurutmu post ini bermanfaat? Boleh bantu untuk share post ini. Terima kasih.

One thought on “Belajar Investasi Saham – Part 1”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *