Review Saham: PBID, Produsen Kantong Plastik

saham PBID

Pertama kali mendengar tentang saham PBID, saya langsung bertanya, apakah perusahaan ini bisa survive atau bahkan berkembang di tengah larangan penggunaan kantong plastik.

Tapi jangan dulu judge the book by its cover, lebih baik kita cari tahu dulu lebih mendalam.

Disclaimer : Ini bukan rekomendasi saham. Kamu bertanggung jawab atas pilihanmu. Do your own research before you buy/sell.

Profil saham PBID

Panca Budi Idaman Tbk (PBID) awalnya berdiri sejak 1979 dengan nama UD Panca Budi. Foundernya adalah Pak Djonny Taslim yang sekarang menjabat sebagai Presiden Direktur Perusahaan. PBID baru listing di BEI sejak 2017.

Djonny Taslim dan keluarga adalah pemegang saham terbesar di PBID. Perusahaan yang masih dipegang oleh foundernya memberi point positif karena management akan berkinerja baik bukan hanya karena salary, namun ada ikatan mendalam karena ini perusahaan yang dibangun sejak awal.

pemegang saham PBID
Sumber : Laporan Tahunan PBID

Hingga saat ini, perusahaan sudah memiliki 8 pabrik di Indonesia dan 1 pabrik di Malaysia.

Produk PBID

Apa yang diproduksi dan dijual oleh perusahaan? Segala yang berhubungan dengan plastik.

TipeMerekKegunaan
PE = elastis, tahan benturan, bersih, tidak berbauTomat, Bengkuang, Jeruk, Cabeuntuk membungkus cairan, benda padat, es
PP = bening, tidak elastis, bersih, tidak berbauWayang, Gapura, Bangkuang, Pusakauntuk membungkus makanan
HDPE = ini kantong plastik yang biasa dipakai belanjaSparta, Pluit, Liberty, Dayanakantong kresek, shopping bag, pembungkus dokumen
Heavy Duty Sacksuntuk bungkus bijih plastik, beras, pupuk, pakan ternak, semen
OthersDus kue, sedotan, dll berbahan plastik
Bijih plastikJual bijih plastik (bahan baku plastik)
market share PBID
Sumber : Pubex

Menurut info, perusahaan merupakan market leader bidang consumer packaging di Jakarta dan Indonesia.

Income Statement

Sumber : Stockbit

Karena PBID baru IPO sejak tahun 2017, maka kita baru memiliki data sejak 2016 ya. Selama 2016-2019, penjualan cenderung naik, namun 2020 lumayan menurun. Skeptis? Jangan dulu.

Sumber: Stockbit

Nyatanya, bottom line dari PBID untuk tahun 2020 malah meningkat. Ini merupakan pencapaian positif bagi perusahaan. Kok bisa penjualan turun, laba bersih malah naik?

Kalau ditelaah, meskipun penjualan turun, namun COGS turun lebih drastis karena efisensi. Sehingga gross profit dan net profit bisa meningkat.

Dalam Miliaran IDR12M 202012M 201912M 201812M 201712M 2016
Penjualan dan pendapatan usaha3,8714,6334,3533,4903,168
Beban pokok penjualan(3,052)(4,031)(3,734)(2,969)(2,778)
Laba kotor819602620521390

Secara segmen, penyumbang terbesar dari penjualan perusahaan adalah kantong plastik (60%), biji plastik (35%), dan lainnya (5%).

Penjualan kantong plastik memberi margin gross profit sekitar 27%, biji plastik 7% dan lainnya 33%.

Secara margin, tahun 2020 juga menjadi tahun yang positif bagi perusahaan.

margin saham pbid

Dari yang dulu hanya bisa mendapat NIM 4%-7%, tahun 2020 PBID bisa NIM double digit 10%.

ROE dan ROA PBID juga menarik : 19% dan 15% untuk tahun 2020.

Here’s just my thought: Berbekal dari tahun krisis (2020), perusahaan menemukan cara operasional yang efisien sehingga hasil bisa positif. Terlebih lagi saat tahun-tahun recovery, di mana ekonomi akan bergerak.

Cash flow

Setelah lihat laporan laba rugi, coba cek ke cash flownya. Jangan laba hanya di laba rugi, tapi tidak bisa menghasilkan cash.

Sumber : Stockbit

Secara umum, CF dari operating positif. Dan dananya dipakai untuk investasi dan financing.

Selama 5 tahun terakhir, cash in perusahaan didapat dari net income dan IPO. Dana tersebut dipakai untuk menambah cash, piutang dan persediaan, capex, bayar bank loan dan bagi dividen.

Balance Sheet

1. Current asset

Current asset perusahaan meningkat 2x lipat dalam waktu 5 tahun, artinya IPO memberi perkembangan signifikan bagi perusahaan.

Current ratio nya juga aman, sekitar 3-4x. Artinya bisa membayar semua liabilitas jangka pendek. Bahkan bisa lunas dengan kas mereka saja.

2. Piutang usaha

PBID tipikal perusahaan yang menjual barang kepada banyak pembeli sehingga tidak bergantung pada 1 customer besar. Kebanyakan mereka jual ke toko dan perorangan. Perusahaan yang menjadi customernya juga banyak dengan piutang yang merata.

3. Capital structure

Dari total aset senilai 2,4T, liabilitasnya hanya 492M dan sisanya ekuitas senilai 1,9T. Jadi L/E = 26%, dimana debt (utang berbunga) = 122M saja (DER = 6%).

Ekuitas perusahaan juga setiap tahun secara konsisten selalu bertumbuh dengan CAGR 5Y 13%.

Dividen saham PBID

Bagi yang mencari dividen di saham PBID, kita biasa bisa mendapat dividend yield sekitar 4%-6%. Sejak IPO, perusahaan loyal membagi dividen walaupun DPR nya terbesar 50% dari laba bersih. Jelas, karena perusahaan masih dalam proses ekspansi sehingga masih perlu dana untuk capex.

Untuk laba tahun 2020 masih belum ada putusan akan dibagi/tidak. Tergantung RUPS yang akan dilaksanakan 14 April 2021 mendatang.

Valuasi saham PBID

Kalau secara perusahaan, saya anggap PBID ini perusahaan yang bagus dan masih bisa terus bertumbuh. Namun berapa valuasi yang pas?

saham pbid
Sumber : Stockbit

Melihat pergerakan harga saham PBID mengikuti kinerja laba perusahaan. Jadi kalau optimis kinerja perusahaan masih bisa naik, maka harga saham juga akan naik. Sebaliknya, jika pesimis, lebih baik jangan masuk ke perusahaan ini.

Maka saya coba menghitung dengan earning’s yield. Berandai sebagai pemilik perusahaan, maka kita harus merogoh kocek 3T (price = 1,605 tanggal 09 April 2021). Dapat menghasilkan return (net income) = 372M/tahun. Maka earning’s yield = 372M/3T = 12.4%.

Bagi saya lumayan untuk setahun mendapat perusahaan yang bisa menghasilkan return di atas. Plus, sebagian akan dikonversi menjadi dividen mungkin sekitar 4% (berdasarkan history tahun sebelumnya).

Jika mau menggunakan PER / PBV standard deviation, Stockbit hanya menyajikan 3 tahun terakhir yang menurut saya kurang panjang untuk menjadi patokan.

FYI, rata-rata PER = 7-8x, EV/CFO = 4-5x, PBV = 1.1-1.4x.

Namun jika harga akan semakin tinggi, lebih baik menimbang ulang apakah bisa menemukan kesempatan lain yang lebih baik.

Kesimpulan

Perusahaan sehat? Yes. Management juga dipercaya karena sekaligus pendiri perusahaan. Terbukti dari ROE yang tinggi.

Profitnya juga dalam trend positif dengan kenaikan 10%/tahun.

Mengenai larangan penggunaan kantong plastik, memang akan berpengaruh terutama di kota besar, namun biasanya itu hanya terjadi di pusat perbelanjaan. Sementara pasar tradisional atau toko kelontong masih menggunakan kantong plastik.

Toh larangan ini sudah berjalan, namun perusahaan masih bisa meningkatkan kinerjanya.

Selanjutnya silakan lakukan research sendiri ya.

Baca juga : Review saham DLTA, PT Delta Djakarta.

Leave a Reply